Tidak Ada Jembatan Penyeberangan
- Isi Komentar

Arus lalu lintas Jalan Raya Serpong sepanjang hari sangat padat, apalagi pada jam-jam sibuk, tetapi di sepanjang jalan tersebut mulai dari keluar Jalan Tol Kebon Jeruk-Serpong, BSD sampai ke Vila Melati Mas sama sekali tidak ada satu pun sarana jembatan penyeberangan untuk pejalan kaki. Baru sesudah memasuki BSD, tepatnya setelah BSD Plaza, ada jembatan penyeberangan untuk pejalan kaki.
Arus lalu lintas yang demikian padat dan kendaraan yang lalu lalang sering dalam kecepatan yang tinggi dan sangat membahayakan keselamatan penyeberang jalan, apalagi jika sudah malam hari. Mohon perhatian dari pihak yang berwenang untuk mengadakan sarana-sarana jembatan penyeberang, lampu lalu lintas yang cukup di setiap tempat keramaian atau di persimpangan jalan/bundaran/depan kompleks perumahan, tanda zebra cross, lampu merah khusus untuk penyeberang jalan.
Titik-titik rawan tersebut, antara lain, adalah di depan Perumahan Gading Serpong, bundaran di depan Perumahan Alam Sutera, di depan WTC Serpong, dan juga depan pabrik-pabrik besar sepanjang Jalan Raya Serpong (PT Toto, PT Teijin), dan sebagainya. Khusus di depan bundaran Perumahan Alam Sutera, hampir setiap sore menjelang malam ada beberapa petugas polisi yang mengatur arus lalu lintas.
Para petugas ini dapat di- gantikan oleh sarana lampu lalu lintas untuk pengaturan arus kendaraan bermotor yang memadati di sekitar bundaran tersebut dan petugas polisi tersebut dapat menjalankan tugas-tugas lain di tempat-tempat yang lebih dibutuhkan. Mohon perhatian yang berwenang di daerah Serpong, Tangerang khususnya. Semoga mendapatkan perhatian dan tindak lanjut yang nyata untuk diwujudkan.
Jenni Linardi Sutra Gardenia V, Serpong, Tangerang
[ Sumber ]
