Tayangan Foto Lewat RCTI
- Isi Komentar
Pada bulan April 2008 acara ”Saatnya Jadi Idola” yang ditayangkan di RCTI memakai sebuah foto ibu sedang menggendong anaknya sambil menjunjung sekeranjang sayur. Foto itu diambil dari internet lalu dipakai tanpa pemberitahuan kepada saya sebagai pemilik karya. Foto itu saya buat di Desa Genikan, desa di lereng Gunung Merbabu, tempat saya sedang melakukan riset untuk film dokumenter sejak 2006.
Kemunculan foto itu di TV mencederai hubungan yang sudah saya bangun hampir dua tahun dengan masyarakat di desa itu. Sebab, ada anggapan bahwa saya menjual dan mendapat uang dari pemunculan foto itu. Sementara penduduk yang menjadi model foto tak mendapatkan apa-apa. Dalam sebuah produksi dokumenter (yang tidak dengan gaya TV) sebuah kepercayaan antara pembuat dengan protagonis dan masyarakat di sekitarnya adalah hal yang paling penting.
Karena itu, saya tak menggarisbawahi persoalan hak cipta dan membawanya ke wilayah hukum. Yang saya minta dari RCTI adalah tanggung jawab terhadap apa yang sudah diakibatkan oleh pemunculan foto itu, yaitu hubungan yang rusak antara saya dan orang lain. Sudah sekitar enam bulan berlalu permasalahan masih terkatung-katung.
Shalahuddin Siregar Warungboto II UH IV/931, Yogyakarta
[ Sumber : kompas ]

