Mar 25 2008

Sistem Pengaman Tempat Rekreasi Umum Sangat Minim

Pada hari Kamis, 6 Maret 2008, saya mengantar seorang siswa TK B salah satu TK di Tangerang, Banten, untuk melakukan peragaan manasik haji di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara. Kegiatan dilanjutkan dengan rekreasi bersama ke Gelanggang Samudra yang berlokasi di Taman Impian Ancol.

Saya cukup bahagia dapat mendampingi anak menyaksikan pentas singa laut yang cukup menghibur. Namun, perasaan bahagia berubah menjadi kekhawatiran dan ketakutan ketika akan menyaksikan pentas lumba-lumba. Saya sangat kecewa dengan sistem pengamanan yang dilakukan oleh petugas dan tidak memadainya fasilitas pengaman yang tersedia sehingga akhirnya saya menyesal telanjur menuruti keinginan anak saya untuk menyaksikan acara itu.

Kami tiba di depan pintu masuk setengah jam sebelum acara dimulai berdasarkan informasi petugas. Karena kebetulan saya dan rombongan tiba paling awal, otomatis berada di antrean paling depan. Antrean itu lebih tepat disebut kerumunan, bukan antrean karena tidak ada pembatas sama sekali. Pada saat menunggu kejadian yang sangat tidak diharapkan terjadi. Ternyata di belakang saya telah berkumpul begitu banyak orang sehingga akhirnya bersama pengunjung lain yang berada pada barisan paling depan terdesak ke muka. Hampir setengah jam saya bertahan pada posisi yang sulit dengan punggung terdorong ke depan, dan ini demi melindungi anak dan pengasuh anak agar tidak jatuh.

Perjuangan itu semakin berat ketika pengunjung yang telah selesai menyaksikan atraksi keluar. Kami harus menunggu satu per satu pengunjung keluar karena pintu keluar mereka adalah pintu masuk bagi saya. Pada saat pengunjung terakhir keluar, kerumunan yang ada di belakang sudah tidak sabar mendesak maju sehingga saya yang berada paling depan terdorong, terjepit, dan nyaris jatuh terinjak.

Suara jerit dan tangis anak-anak yang pada waktu itu banyak anak balita terdengar di mana-mana. Petugas yang berjumlah tiga orang tidak mampu mengatasi keadaan, bahkan satu petugas perempuan ikut menjadi korban terjepit pengunjung. Saya tidak mengerti dengan perubahan pengaturan pintu masuk yang dilakukan oleh pengelola. Mengapa antrean tidak menggunakan sistem pembatas dengan pagar?

Sali Susiana Duta Bintaro F 15, Pinang, Tangerang

TAGS: ,

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Kumpulan Orang Hebat

JOIN KOMUNITAS INI!

HOT Gosip

Lily Allen Keluhkan Fasilitas Record Label
Bintang pop asal Inggris, Lily Allen, mengeluhkan fasilitas yang ia dapat dari record label yang menurutnya tak sepadan dengan apa yang telah ia berikan pada label itu. Ini terjadi setelah Lily merasa bahwa akomodasi perjalanan selama ia tur promosi album tak cukup mewah baginya.
Thu, 08 Jan 2009 21:13:00 +0700

Tengku Firmansyah Pakai Trik Baru Dalam Kampanye
Strategi kampanye seorang caleg dalam mendekati pemilih adalah hal yang mutlak untuk mendapat suara terbanyak. Strategi itulah yang diterapkan oleh aktor Tengku Firmansyah, caleg dari PKB Dapil 1 Jawa Barat. Suami dari Cindy Fatika Sari ini memberikan nomor teleponnya langsung kepada pemilih, dengan maksud agar masyarakat bisa memberikan aspirasinya secara langsung.
Thu, 08 Jan 2009 19:25:00 +0700

Sandra Bullock Akhirnya Jadi Ibu
Setelah cukup lama berkeinginan menjadi seorang ibu, niat Sandra Bullock ini akhirnya kesampaian meski sebenarnya anak tersebut bukanlah anak kandungnya. Pasalnya anak Jesse James, suaminya, dari istri pertamanya harus tinggal bersama mereka untuk sementara waktu.
Thu, 08 Jan 2009 19:13:00 +0700

Widyawati: Jangan Anggap Semua Perempuan Takut
Siapa bilang di balik wajah lembut, cantik dan keibuannya tak tersimpan sikap tegas. Bahkan sikap itu bisa muncul kapan saja. Itulah Widyawati, janda (alm) Sophan Sophiaan ini mengaku pernah memarahi seorang supir di jalan raya lantaran sikapnya yang ugal-ugalan.
Thu, 08 Jan 2009 19:05:00 +0700