Foto Seksi Artis Indonesia


Dec 15 2009

Sikap Tak Simpatik Pramugari Lion

lion

Saya penumpang Lion Air tujuan Yogyakarta-Jakarta (JT 553) tanggal 27 November 2009. Teman saya mengalami kesulitan menaikkan koper berukuran kecil ke atas kabin karena barang- barang yang sudah ada lebih dulu berantakan. Kemudian saya meminta bantuan pramugari agar secara bersama-sama mengatur letak koper. Namun, pramugari hanya diam dan akhirnya salah seorang penumpang membantu.

Setelah itu, saya mengangkat tas bawaan dan mengarahkan untuk dimasukkan ke kabin. Namun, pramugari tersebut langsung menutup kabin. Padahal, masih ada ruang untuk meletakkan barang. Saya jelaskan bahwa saya ingin memasukkan barang, dan pramugari itu membuka kembali kabin dengan raut wajah tak bersahabat.

Setelah itu, saya dan teman duduk sambil memasang sabuk keselamatan. Teman saya berkata, ia heran mengapa pramugari tidak mau membantu. Kami terkejut ketika pramugari itu mendatangi kami sambil berkata dengan nada tinggi dan tidak sopan: ”Maaf ya Mbak, saya ini bukan tukang angkut barang.”

Pada saat mendarat, saya mengeluh kepada pimpinan pramugari terhadap tindakan anak buahnya yang berjanji akan menegur. Apakah pihak Lion Air tidak memberikan pendidikan dan pengarahan kepada para pramugari untuk bersikap santun, sopan, dan menghargai para penumpang?
Diamanta Elmira Kemang Pratama Regency Blok J, Rawalumbu, Bekasi

TAGS:

3 Komentar di Artikel ini

Trackbacks

  1. uchan bilang:

    kejadian seperti itu mmg sering terjadi. apalagi pramugari LION AIR. mereka pramugari,but they do act like peragawati. ga ngerti gmana cara perekrutannya..??

    January 6th, 2010 di 10:35 am
  2. neng bilang:

    Emang begitu pramugari lion air, suka ga mau bantuin beres2 barang. kalau emang tugasnya bukan ‘tukang angkut barang’, sebaiknya lion air ganti aja pramugari dengan tukang angkat dan beres2 barang di dalam pesawat. setelah urusan barang selesai, baru diganti sama pramugari yang tugasnya nutup/buka pintu, dan peragaan keselamatan doang…

    January 27th, 2010 di 2:54 pm
  3. okepan bilang:

    Iya, betul. Beberapa kali saya mengalami seperti itu. Jangankan mengangkat koper, sapaan selamat siang atau selamat pagi pun jarang keluar dari mereka (hanya di pintu depan saja). Ketidaknyamanan bertambah saat penerbangan. Para pramugari sibuk mengobrol, mengganggu. Apakah mengurangi harga tiket, juga berarti mengurangi kenyamanan ? Senyum dan keramahan pramugari rasanya tidak akan menaikkan cost penerbangan.

    February 17th, 2010 di 4:41 pm

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Copyright@PaCamat dan Design oleh Phillip van Coller