Satoo Cake Shop Shangri-La
- Isi Komentar
Pada tanggal 29 September 2008 sekitar pukul 18.45 saya ingin membeli kue di Satoo Cake Shop Hotel Shangri-La, Jakarta. Saat itu banyak orang yang menunggu dan hanya ada seorang pelayan wanita. Dengan sabar saya ikut menunggu. Kemudian ada seorang bapak yang datang di belakang saya, namun dilayani lebih dulu. Saya menegur pelayan wanita itu dan minta dilayani lebih dulu karena datang lebih dulu.
Bapak itu setuju supaya melayani saya lebih dulu. Nam manager, amun, sangat tidak profesional dan membuat saya terkejut, pelayan itu berkata: ”Nanti saja, orang mereka menunggu diskonan.” Sungguh kata-kata yang tidak pantas diucapkan oleh seorang pelayan hotel bintang lima kepada pelanggan. Entah bagaimana cara hotel sekelas Shangri-La melatih staf sehingga memiliki cara pandang dengan menyamaratakan semua orang yang datang pada jam tersebut adalah untuk membeli dengan harga diskon.
Bukankah seharusnya staf hotel berbintang lima tahu bagaimana bertutur kata dengan sopan dan melayani tamu dengan baik? Sampai pukul 19.10 baru saya dilayani seorang staf laki-laki (Saudara Raymond). Saya bertanya kepada Raymond, ingin berbicara kepada manajer, tetapi dia mengaku sebagai manajernya dan saya menyampaikan keluhan saat itu.
Selesai membayar, saya ke resepsionis untuk bertanya, siapa manajer Cake Shop Satoo? Betapa terkejut saya, ternyata wanita yang sebelumnya melecehkan saya sebagai manajer. Kemudian saya tanya apakah ada manager on duty hotel, ternyata tak ada. Liem Pin Lan Jalan Melati Nomor 1, Pulo Gadung, Jakarta
[ Sumber kompas ]

