Purnawirawan Itu Pensiunan Lho!
- Isi Komentar
KITA semua tahu bahwa di negeri tercinta ini sudah sejak lama berlaku adanya gaji ke-13. Dulu gaji ke-13 itu diberikan pada saat hari raya keagamaan seperti Idulfitri dan Natal. Dengan gaji ke-13 itu para purnawirawan, pensiunan, TNI/Polri, dan PNS, merayakan hari raya keagamaan tersebut. dengan menyediakan hidangan yang agak berbeda dari hari-hari biasa bagi keluarga, saudara, dan para sahabatnya. Belakangan pemberian gaji ke-13 digeser, dikaitkan dengan tahun ajaran baru, seiring dengan melonjaknya biaya sekolah yang cukup fantastis. Mungkin tujuannya agar para orang tua tidak teramat pusing membiayai sekolah anak-anak mereka. Bagus! Tetapi dampaknya, terutama bagi para purnawirawan juga ada, yakni dana khusus untuk merayakan hari raya keagamaan jadi sirna. Kalau mau menggunakan gaji purnawirawan bulan itu, pasti kebutuhan harian rumah tangga bulan itu bakal kedodoran.
Menjelang Lebaran tahun 2008, kebetulan saya membaca berita bahwa para pensiunan PNS mendapat tunjangan hari raya (THR) Rp 150.000,00. Sedangkan para PNS-nya memperoleh Rp 200.000,00. Jumlah tersebut memang tidak banyak jika dikaitkan dengan harga-harga kebutuhan pokok yang melonjak terutama pada hari-hari raya. Namun, tetap saja hal itu cukup menyejukkan hati. Karena mengira ini merupakan kebijakan baru dari pemerintah, saya sempat menanyakan hal ini pada anak saya yang bekerja sebagai PNS di Kota Bandung. Ternyata dia bilang, ah ini sudah sejak lama. Lha kalau begitu para purnawirawan dan anggota TNI/Polri telah terlepas dari perhatian dong dalam hal THR ini.
Semoga saja Ibu Menteri Keuangan membaca tulisan ini, sehingga pada hari raya keagamaan tahun 2009, kami pun akan mendapatkan THR. Maaf menteri pun manusia. Bisa saja lupa. Tetapi yang jelas bukan karena pikun seperti para manula (sebagian) tetapi lebih pada impitan kegiatan yang sangat padat. Semoga para pemimpin selalu dilimpahi kesehatan yang prima. Amin. Terima kasih “PR” atas pemuatan surat ini.
H. Soemaryadi
Jln. Pak Gatot VI No. 235B
KPAD Gegerkalong
Bandung
[ Sumber : pikiran-rakyat ]

