Jul 15 2009



Prihatin Nonton Teve Kita

watching_TV

Sebagai ibu seorang anak yang sedang getol membutuhkan perhatian dan bimbingan pendidikan, saya sangat prihatin dengan beraneka tayangan di televisi yang sangat jauh dari jargon idealis “TV sebagai sarana edukasi”.

Sebenarnya kami (saya dan suami) sudah sepakat untuk tidak memperkenalkan nonton televisi siaran TV Indonesia (yang sebagian besar hanya berisi sinetron, kriminalitas, dan gosip). Namun ternyata tidak semudah itu.

Untuk itu, tolong para produser, para birokrat pemegang kebijakan siaran media, pemilik dan pengelola stasiun televisi untuk lebih memprioritaskan siaran yang berkualitas dan produktif. Selain mengejar rating dan nilai ekonomisnya, tolong perhatikan nilai edukasinya juga.

Semoga bapak atau ibu yang berperan serta dalam mendidik bangsa mampu dan bersedia mendengar dan membaca celoteh seorang ibu dan rakyat kecil ini. Mereka bersedia melakukan perubahan bertahap ke arah yang lebih positif. (*)

JULASTRI, Ngemplak Kidul, Margoyoso, Pati, Jateng.
[ Sumber : jawapos ]

2 Komentar di Artikel ini

Trackbacks

  1. moh. noer fauzi bilang:

    untuk anak remaja sekarang harus lebih hati-hati lagi jika menonton televisi. sebab pada jaman sekarang banyak sekali acara yang tidak islaami lagi

    July 18th, 2009 di 7:05 am
  2. Irfan Firmansyah bilang:

    Film Sinetron diindonesia ini sangat-sangat tidak ada unsur mendidik, para sutradara hanya ingin mempunyai nama dan keutungan tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi hanya mementingkan diri sendiri. oleh sebab itu saya berharap pihak yang berwajib dalam penyiaran dapat memfilter mana film yang patut ditonton dan tidak sehingga dapat terarah tujuan dari film / sinteron tersebut.

    July 27th, 2009 di 8:19 pm

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Copyright@PaCamat dan Design oleh Phillip van Coller