May 9 2008

Prangko Dokumen Lewat Pos

Pada 25 Februari 2008, saya pergi ke Kantor Pos Pondok Betung di Jalan Bintaro Permai, Tangerang, untuk mengirim dokumen dengan tujuan Paris, Perancis. Di kantor pos itu hanya ada satu petugas dan tidak diketahui namanya karena saat itu dia tidak mengenakan tanda pengenal. Saat itu, setelah saya menyerahkan dokumen yang hendak dikirim, dia langsung menimbang berat kiriman yaitu 72 gram.

Setelah itu, dia langsung mematok harga Rp 45.000 untuk bea kirim dan akan tiba di tujuan dalam waktu sepuluh hari kerja. Namun, setelah saya membayar biaya kirim, petugas tersebut menjelaskan bahwa nanti dia yang akan menempelkan prangko di amplop dokumen. Karena saat itu saya sedang dikejar waktu, saya membiarkan si petugas untuk menempelkan prangko di amplop dokumen dimaksud dan meminta bukti pengiriman.

Namun, dengan berbagai alasan, dia mengulur-ulur waktu untuk memberikan bukti. Karena percaya kepada petugas tersebut, saya meninggalkan kantor pos. Namun, ternyata sepuluh hari yang dijanjikan tidak terbukti. Pada 11 April 2008 akhirnya tunangan saya di Perancis, orang yang saya kirimi dokumen, memberi tahu bahwa dia baru saja menerima dokumen yang saya kirimkan hampir satu setengah bulan lalu. Saya bertanya, berapa jumlah prangko yang tertempel di amplop yang dia terima?

Jawaban yang diberikan cukup mengagetkan dan membuat saya kecewa dengan Pos Indonesia. Ternyata jumlah prangko yang tertempel di amplop hanya sebesar Rp 27.500. Tentu tidak mengherankan bila dokumen yang saya kirim membutuhkan waktu satu setengah bulan untuk sampai di tujuan. Padahal, biasanya tepat waktu, tentu jika dengan jumlah prangko yang seharusnya. Bagaimana kredibilitas Pos Indonesia?

Veronica Stevania Jalan Wadassari I/9, Pondok Aren, Tangerang

TAGS: ,

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Kumpulan Orang Hebat

JOIN KOMUNITAS INI!

HOT Gosip

Lily Allen Keluhkan Fasilitas Record Label
Bintang pop asal Inggris, Lily Allen, mengeluhkan fasilitas yang ia dapat dari record label yang menurutnya tak sepadan dengan apa yang telah ia berikan pada label itu. Ini terjadi setelah Lily merasa bahwa akomodasi perjalanan selama ia tur promosi album tak cukup mewah baginya.
Thu, 08 Jan 2009 21:13:00 +0700

Tengku Firmansyah Pakai Trik Baru Dalam Kampanye
Strategi kampanye seorang caleg dalam mendekati pemilih adalah hal yang mutlak untuk mendapat suara terbanyak. Strategi itulah yang diterapkan oleh aktor Tengku Firmansyah, caleg dari PKB Dapil 1 Jawa Barat. Suami dari Cindy Fatika Sari ini memberikan nomor teleponnya langsung kepada pemilih, dengan maksud agar masyarakat bisa memberikan aspirasinya secara langsung.
Thu, 08 Jan 2009 19:25:00 +0700

Sandra Bullock Akhirnya Jadi Ibu
Setelah cukup lama berkeinginan menjadi seorang ibu, niat Sandra Bullock ini akhirnya kesampaian meski sebenarnya anak tersebut bukanlah anak kandungnya. Pasalnya anak Jesse James, suaminya, dari istri pertamanya harus tinggal bersama mereka untuk sementara waktu.
Thu, 08 Jan 2009 19:13:00 +0700

Widyawati: Jangan Anggap Semua Perempuan Takut
Siapa bilang di balik wajah lembut, cantik dan keibuannya tak tersimpan sikap tegas. Bahkan sikap itu bisa muncul kapan saja. Itulah Widyawati, janda (alm) Sophan Sophiaan ini mengaku pernah memarahi seorang supir di jalan raya lantaran sikapnya yang ugal-ugalan.
Thu, 08 Jan 2009 19:05:00 +0700