Jun 15 2008

Perjalanan dengan Kereta Api Malam

Keluarga kami (istri dan dua putri) bermaksud pulang ke Kediri dengan menaiki Kereta Api Gajayana rute Gambir, Jakarta - Malang, Jawa Timur. Tanggal keberangkatan 1 Juni 2008 pukul 17.35. Kami membeli tiket eksekutif/bisnis seharga Rp 240.000 per orang (duduk di kereta nomor 2 kursi 12 A, B, dan C).

Dalam perjalanan di sekitar daerah Nglegok, masih masuk daerah Purwokerto, sekitar pukul 22.45 WIB, salah seorang anak kami (wanita berusia 14 tahun) yang sedang tidur-tiduran di tempat duduknya tersentak karena tiba-tiba tas yang ia selempangkan di badannya dirampas paksa oleh seorang lelaki tak dikenal.

Anak kami sempat mempertahankan tasnya sehingga hampir terseret akibat kuatnya tarikan dari lelaki tak dikenal tersebut. Tas tersebut putus dan anak kami selamat dari malapetaka, namun tas yang berisi telepon seluler, iPod, dan dompet berisi uang berhasil dibawa kabur penumpang gelap tersebut, yang meloncat keluar kereta dan hilang dalam kegelapan malam.

Diperkirakan pelaku tersebut naik dari Stasiun Krekep. Saat berhenti di stasiun tersebut, banyak pedagang asongan yang bebas naik sampai ke dalam kereta. Disayangkan tingkat keamanan dan kenyamanan yang diberikan PT KA (Persero) selama dalam perjalanan, apalagi dengan harga tiket yang cukup mahal—sebelum kenaikan harga BBM harga tiket ke Kediri Rp 180.000 dan sekarang naik menjadi Rp 240.000, yang merupakan harga resmi di loket Stasiun Gambir, Jakarta.

Patut dipertanyakan, ke mana para penjaga keamanan di kereta maupun para penjaga keamanan di stasiun sehingga para bandit yang berkedok pengasong bisa leluasa naik kereta. Sampai sejauh mana tanggung jawab pihak PT KA dalam masalah ini? Mohon jajaran manajemen PT KA agar serius membenahi keamanan dan kenyamanan para penumpang, khususnya penumpang KA malam.

YUFIS FERRY Pabantren Timur RT 003 RW 003, Soreang, Bandung

TAGS:

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Kumpulan Orang Hebat

JOIN KOMUNITAS INI!

HOT Gosip

Tengku Firmansyah Pakai Trik Baru Dalam Kampanye
Strategi kampanye seorang caleg dalam mendekati pemilih adalah hal yang mutlak untuk mendapat suara terbanyak. Strategi itulah yang diterapkan oleh aktor Tengku Firmansyah, caleg dari PKB Dapil 1 Jawa Barat. Suami dari Cindy Fatika Sari ini memberikan nomor teleponnya langsung kepada pemilih, dengan maksud agar masyarakat bisa memberikan aspirasinya secara langsung.
Thu, 08 Jan 2009 19:25:00 +0700

Sandra Bullock Akhirnya Jadi Ibu
Setelah cukup lama berkeinginan menjadi seorang ibu, niat Sandra Bullock ini akhirnya kesampaian meski sebenarnya anak tersebut bukanlah anak kandungnya. Pasalnya anak Jesse James, suaminya, dari istri pertamanya harus tinggal bersama mereka untuk sementara waktu.
Thu, 08 Jan 2009 19:13:00 +0700

Widyawati: Jangan Anggap Semua Perempuan Takut
Siapa bilang di balik wajah lembut, cantik dan keibuannya tak tersimpan sikap tegas. Bahkan sikap itu bisa muncul kapan saja. Itulah Widyawati, janda (alm) Sophan Sophiaan ini mengaku pernah memarahi seorang supir di jalan raya lantaran sikapnya yang ugal-ugalan.
Thu, 08 Jan 2009 19:05:00 +0700

Revalina S Temat Takut Pada Kuda 'Horny'
Namanya juga kuda, kalau sudah nafsu apapun akan diperbuat, asalkan hasratnya segera tersalurkan. Jika tidak, hewan berkaki empat ini akan terus gelisah. Bisa saja si penunggang kuda tersebut menjadi sasarannya.
Thu, 08 Jan 2009 18:31:00 +0700