Penumpang Pesawat Tidak Sabar
- Isi Komentar
Kami perlu mengklarifikasi berita di Kompas (29/3) ”Penumpang Batavia Air Marah dan Menduduki Pesawat” yang di salah satu alinea tertulis: ”Pesawat ke Jambi yang seharusnya berangkat pukul 14.00 ditunda tanpa kepastian. Sebanyak 143 penumpang juga tak mendapat kompensasi makanan dan minuman.”
Pesawat dengan nomor penerbangan 7P-543 tujuan Jambi pada hari Jumat, 28 Maret 2008, mengalami kerusakan teknis, yaitu peralatan weather radar tidak berfungsi dengan baik, dan segera dilakukan perbaikan. Perbaikan membutuhkan waktu lama sehingga segera disiapkan pesawat pengganti, dan pesawat yang ada saat itu adalah pesawat Boeing 737-200 yang kapasitasnya lebih kecil, yaitu hanya 120 kursi.
Adapun jumlah penumpang tujuan Jambi adalah 139 penumpang sehingga tidak memungkinkan. Akhirnya diputuskan menunggu pesawat dari Surabaya dengan jenis pesawat B 737-300, jenis yang sama dengan pesawat yang mengalami gangguan, agar seluruh penumpang bisa terangkut semua.
Semua prosedur penanganan penumpang sudah dilakukan, mulai dari memberikan pengumuman, menyajikan makan, sampai mencari pesawat pengganti. Namun, penumpang tak sabar, kemudian menerobos dan ”menduduki” pesawat B 737-200, yang memang sedang menunggu.
Eddy Haryanto Manajer Humas PT Metro Batavia
Catatan Redaksi: Penumpang Batavia Air akhirnya diberangkatkan ke Jambi pada pukul 21.15.
