Pembobolan Kartu Carrefour BCA
- Isi Komentar
Pada 10 September 2008, melalui telepon saya dihubungi seseorang (mengaku bernama Alfin) dari Asosiasi Penerbit Kartu Visa yang menanyakan apakah saya telah menerima kartu kredit. Saya jawab, saya tidak mengajukan aplikasi.
Ternyata yang dimaksud adalah kartu kredit Carrefour BCA yang sudah saya terima beberapa bulan lalu. Pembicaraan berlanjut, dimulai dengan penegasan kembali tentang nama lengkap dan alamat pengiriman. Lalu saya diberitahu akan mendapat kiriman kartu diskon yang merupakan bagian dari kartu kredit Carrefour BCA.
Dia meneruskan dengan bertanya adakah kesulitan selama menggunakan kartu, berapa lama jadi pemegang kartu, masa berlaku kartu, dan berapa pagu kredit. Akhirnya ia meminta penegasan nomor kartu kredit dan ia menyebut empat angka pertama yang saya benarkan. Empat angka berikutnya juga saya benarkan. Namun, ia lalu meminta saya menyebutkan angka berikutnya.
Baru saya sadar, ini adalah penipuan. Maka, saya jawab, jika sudah mempunyai data sedemikian rinci, mengapa bertanya lagi? Hubungan telepon langsung ditutup.
Saat itu juga saya menghubungi Halo BCA meminta kartu diblokir dan rekening ditutup. Ternyata kartu kredit Carrefour BCA saya telah dibobol dan digunakan untuk dua transaksi di Carrefour Cempaka Mas, Jakarta, pada 4 dan 7 September 2008. Lebih hebat lagi, saat melaporkan masalah ini, masuk catatan transaksi lagi di Carrefour Cempaka Mas, Jakarta, yang dilakukan 10 September 2008.
Aplikasi kartu Carrefour BCA saya ajukan di Carrefour Daan Mogot, Jakarta, menjelang berakhir masa berlaku Kartu Belanja Carrefour. Pembobolan yang diinformasikan kepada saya terjadi di Carrefour meski di beda cabang.
Mohon tanggapan bagaimana data pemegang kartu dapat diketahui sembarang orang dan bagaimana transaksi atas kartu itu dapat terjadi dan disetujui, padahal secara fisik tersimpan aman pada saya. Yenny S Widadi Citra I Blok F 4, Kalideres, Jakarta
