Menginap Lewat Kartu Kredit
- Isi Komentar
Pada bulan Januari 2008 saya ditelepon oleh Bapak Alex yang mengaku dari PT Global Wisata Buana (GWB), Stars Excellent International di Jakarta Selatan, yang mengaku sebagai jasa tour & travel. Dia menjelaskan bahwa saya terpilih dari 50 orang mendapat fasilitas menginap gratis di hotel bintang lima tanpa syarat apa pun. Ternyata mereka memotong uang melalui kartu kredit tanpa persetujuan saya sebanyak Rp 4 juta lebih.
Beberapa hari kemudian saya terima brosur dari PT GWB yang di dalamnya terdapat empat sertifikat menginap di hotel untuk 4 malam (satu sertifikat untuk satu malam dan satu kamar) dengan daftar nama-nama hotel yang telah dipilihkan. Tidak tercantum syarat apa pun di dalamnya dan hanya sertifikat pesawat terbang yang tidak bisa digunakan pada hari besar nasional, Idul Fitri, dan libur nasional.
Ketika libur Lebaran saya ingin menggunakan empat sertifikat menginap tersebut ke Bali. Pada 10 September 2008 saya mengirim faksimile pemberitahuan dan meminta PT GWB untuk mereservasi satu kamar hotel secepatnya. Sampai satu minggu ditunggu tidak ada kabar dan akhirnya saya telepon interlokal ke PT GWB (disambungkan ke Bapak Sutrisman) yang mengaku bagian pemesanan hotel. Namun, prosesnya dipersulit dengan berbagai macam alasan sehingga acara keluarga ke Bali tidak bisa terlaksana. Saya kecewa, padahal fasilitas ini sudah dibayar dan saya merasa ditipu. Suwarni R Lonita Petemon RT 002 RW 014, Sawahan, Surabaya
[ Sumber kompas ]
