Nov 28 2008

Memahami Metode Belajar Aktif

Tidak dipungkiri, anak pintar masih identik dengan ukuran tingginya angka intelligence quotient (IQ). Padahal, IQ hanya mengukur sebagian kecil dari kapasitas otak manusia.

Banyak potensi lain yang dapat dikembangkan dari seorang anak, yang dikenal dengan istilah kecerdasan majemuk (multiple intelligence).
Pada dasarnya setiap anak usia pra sekolah yaitu 1-6 tahun memiliki berbagai aspek kecerdasan majemuk yang dapat dikembangkan.

Dengan pendekatan kecerdasan majemuk, setiap anak diakui memiliki kecerdasan yann teridiri dari sembilan aspek dengan pola yang berbeda-beda.
Menurut teori Howard Garder, sembilan aspek kecerdasan tersebut terdiri dari kecerdasan verbal-linguistic, logika-matematika, visual-spasial, kinestetik tubuh, musical ritmis, interpersonal, intrapersonal, alam dan moral.

Metode belajar yang dapat mendukung perkembangan kecerdasan majemuk yaitu metode belajar aktif.

Psikolog pendidikan dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, DR. Rose Mini AP. M.Psi menjelaskan, metode belajar aktif ialah metode belajar dengan proses penguasaan materi yang memungkinkan para siswa melakukan kegiatan.

“Jadi belajar aktif, anak-anak juga melakukan segala sesuatu. Ketika guru berhadapan dengan anak, maka anak yang diharapkan meningkatkan diri,” kata Rose Mini.

Dia menuturkan, keuntungan bagi orangtua mengenal sembilan aspek kecerdasan yaitu dapat memahami kemampuan anaknya.
Rose Mini kembali memberi contoh, salah seorang siswa yang tidak menyukai pelajaran matematika. Namun, memiliki kemampuan kinestetik tubuh yang baik, terutama dalam kegiatan olahraga sepak bola.

“Jika diajarkan memutar 45º didalam gambar dalam pelajaran matematika, dia tidak mengerti. Namun, jika disuruh memutar 45º dengan bola basket, dia bisa berputar dan berhenti dengan tepat. Artinya, masukkan sesuatu melalui hal yang dominan dari seseorang sehingga akan lebih mudah,” urai Rose Mini.
Dia mengemukakan beberapa ciri dari belajar aktif, yaitu menggunakan contoh konkrit dan praktis selama proses belajar.

Kemudian, proses belajar dilakukan dua arah, tidak hanya guru yang memberikan materi. Lalu para siswa diharapkan dapat mempraktekkan materi yang sedang dipelajari.
Komunikasi dua arah antara anak dengan guru atau orangtua penting dilakukan dalam metode belajar aktif. Beri kesempatan anak untuk mengungkapkan apa yang dia rasakan atau inginkan.

Dia mencontohkan, salah satu kegiatan yang dilakukan para siswa di Taman Kanak-kanak yaitu mengunjungi pasar tradisional. Mereka juga dibekali uang secukupnya. Dari interaksi anak dengan pedagang di pasar, jelas Rose Mini, dapat mengasah beberapa kecerdasan.
Kecerdasan linguisitik, ketika berbicara dengan pedagang. Kecerdasan interpersonal untuk berhubungan dengan orang lain dan kecerdasan intrapersonal yang berkaitan dengan percaya diri. Kemudian, kecerdasan logika-matematika anak bisa memperkirakan dengan uang yagn dibawanya dia bisa mendapatkan apa saja.

“Dengan kegiatan ini, anak bisa mengetahui nilai uang. Apalagi biasanya anak ikut orangtua ke pasar swalayan yang tidak ada interaksi langsung,” terangnya. (ri)

[ Sumber : republika ]

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Kumpulan Orang Hebat

JOIN KOMUNITAS INI!

HOT Gosip

Tengku Firmansyah Pakai Trik Baru Dalam Kampanye
Strategi kampanye seorang caleg dalam mendekati pemilih adalah hal yang mutlak untuk mendapat suara terbanyak. Strategi itulah yang diterapkan oleh aktor Tengku Firmansyah, caleg dari PKB Dapil 1 Jawa Barat. Suami dari Cindy Fatika Sari ini memberikan nomor teleponnya langsung kepada pemilih, dengan maksud agar masyarakat bisa memberikan aspirasinya secara langsung.
Thu, 08 Jan 2009 19:25:00 +0700

Sandra Bullock Akhirnya Jadi Ibu
Setelah cukup lama berkeinginan menjadi seorang ibu, niat Sandra Bullock ini akhirnya kesampaian meski sebenarnya anak tersebut bukanlah anak kandungnya. Pasalnya anak Jesse James, suaminya, dari istri pertamanya harus tinggal bersama mereka untuk sementara waktu.
Thu, 08 Jan 2009 19:13:00 +0700

Widyawati: Jangan Anggap Semua Perempuan Takut
Siapa bilang di balik wajah lembut, cantik dan keibuannya tak tersimpan sikap tegas. Bahkan sikap itu bisa muncul kapan saja. Itulah Widyawati, janda (alm) Sophan Sophiaan ini mengaku pernah memarahi seorang supir di jalan raya lantaran sikapnya yang ugal-ugalan.
Thu, 08 Jan 2009 19:05:00 +0700

Revalina S Temat Takut Pada Kuda 'Horny'
Namanya juga kuda, kalau sudah nafsu apapun akan diperbuat, asalkan hasratnya segera tersalurkan. Jika tidak, hewan berkaki empat ini akan terus gelisah. Bisa saja si penunggang kuda tersebut menjadi sasarannya.
Thu, 08 Jan 2009 18:31:00 +0700