Kok Bayar Rekening Listrik Jadi Mahal?
- Isi Komentar
TERHITUNG mulai 15 Oktober 2008 yang lalu biaya administrasi pembayaran rekening listrik dinaikkan dari Rp 2.000,00 (dua ribu rupiah) menjadi Rp 15.000,00 (lima belas ribu rupiah) bila dibayar tunai, Rp 5.000,00 (lima ribu rupiah) bila pembayaran melalui ATM di bank.
Apakah ini upaya PLN agar para pelanggan PLN kembali membayar tagihan rekening listrik langsung ke payment point PLN (Kantor PLN) sendiri. Apakah pihak PLN tidak memanfaatkan Koperasi Pegawai PLN sebagai payment point, seperti halnya PT Telkom memberi kesempatan kepada Koperasi Pegawai Telkom (Kopegtel) yang melayani pembayaran tagihan telefon, Flexi maupun Speedy para pelanggan Telkom. Mohon penjelasan PLN! Kami mohon PLN lebih mempermudah pelayanan pembayaran tagihan rekening listrik kepada pelanggannya!
Drs. H. Takrib Idi Sobari
Jln. Kacapiring No. 51/122
Batununggal
Bandung
[ Sumber : pikiran-rakyat ]

