Ketidakpastian di BTN Margahayu Raya
- Isi Komentar
PADA tahun 1992 saya mengambil KPR BTN, alhamdulillah tahun 2007 telah lunas. Untuk pengembangan rumah, saya pun berniat meminjam lagi dana melalui kredit Griya Multi Cabang Margahayu Raya sejak bulan Mei 2008. Segala persyaratan yang diminta telah saya penuhi. Bahkan ada tindak lanjut berupa survei kondisi rumah dan dikenaikan biaya administrasi sebesar Rp 250.000,00. Dua minggu setelah itu saya menanyakan lagi ke BTN Cabang Margahayu Raya dan mendapatkan jawaban bahwa pengajuan “sedang diproses”.
Selang dua minggu kemudian saya datang lagi dan mendapat jawaban sama. Bulan berganti bulan sampai tak terasa saya telah 9 kali datang hingga bulan September 2008. Saya terus bersabar sampai akhirnya saya datang kembali untuk yang kesepuluh kalinya dan mendapat jawaban dari bagian kredit yang berinisial Bapak Yd. bahwa pimpinan sedang umrah. Untuk kesebelas kalinya saya datang lagi, tepatnya di akhir bulan Ramadan, saya mendapatkan jawaban bahwa pimpinan mereka sedang cuti.
Pada 10 Oktober 2008, saya datang kembali untuk yang kedua belas kalinya dan langsung memutuskan untuk membatalkan kredit Griya Multi yang saya ajukan. Yang menjadi pertanyaan dalam benak saya, adalah:
1. Apakah memang pelayanan BTN untuk pengajuan kredit seperti itu?
2. Apakah permohonan kredit saya diproses atau diabaikan?
3. Apakah dari persyaratan ada yang kurang lengkap?
Kalau memang semua hal di atas itu benar, mengapa pihak BTN tidak memberikan konfirmasi satu atau dua bulan setelah pengajuan kredit. Saya berharap hal tersebut tidak terulang kembali untuk orang lain. Kepada Redaksi HU Pikiran Rakyat, atas dimuatnya tulisan ini saya ucapkan terima kasih.
Bachtiar Septian
Komp. Panyileukan
Blok G 15 No. 3 Bandung
Telf. 022-76493867
[ Sumber Pikiran Rakyat ]
