Nov 17 2008

Keluhan “Nelongso” terhadap Telkomsel

Hampir bersamaan dengan rencana pemerintah menurunkan harga BBM, Telkomsel melakukan penurunan harga yang cukup signifikan. Pemberitahuan kepada kalangan pedagang juga terjadi, tetapi waktunya sangat singkat. Sekitar 1 November 2008, informasi penurunan tersebut diterima dan 5 November 2008 para pedagang dan pemilik outlet sudah memperoleh harga tebus baru.

Secara keseluruhan, harusnya penurunan harga tebus tersebut ditanggapi dengan riang gembira, karena akan berdampak langsung kepada harga beli masyarakat yang tentunya mengalami penurunan. Dengan demikian, gairah pasar terhadap Telkomsel tetap terjaga dan kalau bisa kembali meningkat.

Akan tetapi, penurunan yang nyaris mendekati serta-merta atau mendadak ini, tidak direspons secara sama gembira rianya oleh elemen yang berkepentingan. Salah satunya adalah kami. Sebagai salah satu subdealer (SD) dari dealer resmi Telkomsel, waktu yang sedemikian singkat membuat stok harga lama kami tidak bisa dilepas. Dengan kondisi harga baru sudah ditebus, tentunya stok lama tersebut harus mengikuti nilai harga baru?

Sebagai informasi saja pada saat harga tebus baru diluncurkan, stok lama kami masih berjumlah sekitar 50.000 unit, dengan estimasi kerugian mencapai Rp 31,5 juta.

Terhadap nasib stok kami dan kerugian yang dialami secara berjenjang, pernah kami pertanyakan kepada dealer kami. Dari jawaban mereka yang kami peroleh adalah tidak ada petunjuk dari Telkomsel, terhadap kerugian yang dialami para mitra dealer.

Kami berkeyakinan bahwa kondisi nelongso seperti ini, tidak kami saja yang mengalami. Beberapa teman juga mengeluhkan hal yang sama, tetapi karena tidak paham atau tidak punya jalur untuk menyampaikan kegalauan hatinya, persoalan yang dialami akhirnya hanya menjadi omelan atau ngedumel.

Melihat kepada tata cara transaksi yang berlaku selama ini, dan sebagai contohnya, satu transaksi saja lintas regional, Telkomsel dapat mengetahuinya, tentunya dengan kecanggihan teknologi IT yang dimiliki Telkomsel, tahu betul berapa jumlah unit yang masih beredar dan belum terserap ke nomor-nomor pelanggan.

Dalam pemikiran kami, kondisi yang terjadi di lapangan harus diketahui oleh Telkomsel. Pesan penderitaan ini harus masuk dibaca dan direspons oleh salah satu instrumen manajemen yang berwenang. Mudah-mudahan Telkomsel mempunyai solusi yang tepat. Kasihan kami dan kasihan teman-teman pedagang pulsa, rata-rata mereka semua dari kalangan pemodal pas-pasan.

Syauqi
Pemilik Outlet SN Cell
Jln. Sarimanah II No. 1
Blok 9 Sarijadi Bandung
Telf. 081322609090

Sumber : [ pikiran-rakyat ]

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Kumpulan Orang Hebat

JOIN KOMUNITAS INI!

HOT Gosip

Ratna Damayanti Jajal Dunia Tarik Suara
Ratna Damayanti yang juga istri Rizki The Titans, mengaku tengah terlibat dalam pembuatan album grup musik pendatang baru, Hey Hoo. Bukan sekedar menjajal kemampuan vokalnya, Ratna juga menempati posisi sebagai manajer band tersebut.
Wed, 31 Dec 2008 23:14:00 +0700

Rahma Azhari: Saya Nggak Terima Ucapan Roy Suryo
Artis cantik Rahma Azhari telah resmi melaporkan pakar telematika Roy Suryo ke polisi. Rahma mengaku sangat tersakiti dengan komentar-komentar pria asal Yogyakarta itu yang telah menghakimi dirinya dan keluarganya secara sepihak.
Wed, 31 Dec 2008 22:18:00 +0700

Rahma Azhari Polisikan Roy Suryo
Hilang sudah kesabaran artis seksi Rahma Azhari. Di penghujung tahun 2008 kemarin, dengan didampingi kuasa hukumnya Farhat Abbas, wanita yang foto bugilnya beredar luas itu melaporkan pakar telematika, Roy Suryo ke Mabes Polri. Rahma merasa nama baiknya dicemarkan dan mantan istri Rauf Diah itu menjeratnya dengan tiga pasal sekaligus.
Wed, 31 Dec 2008 21:05:00 +0700

Titiek Puspa: Saya Dibayar Ratusan Miliar!
Sebagai artis senior yang memiliki segudang pengalaman, pantas rasanya jika Titik Puspa mendapat bayaran yang sangat besar. Lalu, untuk pergantian tahun ini, berapa ia akan dibayar?
Wed, 31 Dec 2008 19:06:00 +0700