Oct 30 2008

Kami Diperlakukan tidak Adil

SAYA dan teman-teman yang pernah bekerja untuk PT DSM (authorized agency dari Citibank Bandung) menyatakan kekecewaan kami atas perlakuan para leader kami. Selama ini kami sudah memberikan kontribusi yang amat besar bagi kemajuan tim mereka, tetapi balasan yang kami terima amat mengecewakan. Pihak PT DSM sendiri mulai 1 September 2008, mewajibkan kami bekerja dari pukul 9.00 WIB dan kami sudah melaksanakan kewajiban tersebut. Namun, kami tidak mendapatkan kompensasi yang setimpal karena kehadiran/absensi kami tidak dibayar, yang dibayarkan hanya komisi dari poin/account yang kami peroleh (seperti halnya freelancer yang tidak memiliki jam kerja khusus.

Pada saat kami membahas hal ini, mereka bukannya membantu memperjuangkan kami justru malah ikut menekan kami. Mungkin karena selama ini mereka selalu berpikir ada account sedikit atau banyak mereka tetap dibayar sehingga tidak punya empati dan lupa bahwa kami juga memberikan kontribusi dan “membesarkan” nama-nama mereka.

Mereka lupa kalau untuk memperoleh satu account saja kami harus berjuang keras, kehujanan, kepanasan, kadang-kadang harus ke luar kota dengan biaya sendiri dan tanpa jaminan asuransi dari mana pun. Selama ini kami tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut kalau kompensasinya sesuai. Akan tetapi, dengan kondisi seperti ini dan perlakuan para leader, kami menyesal telah memberikan kontribusi untuk mereka.

Apakah seperti ini seharusnya seorang SM memperlakukan timnya? Tanpa rasa terima kasih, bahkan dengan kasarnya mengatakan lebih baik kami keluar dari pada “ngariweuhkeun”. Tidak bisakah sesekali memperlakukan kami sebagai manusia, bukan hanya menilai kami dari jumlah account yang bisa kami berikan? Semoga hasil kerja keras kami selama ini memberikan berkah bagi mereka dan keluarga dan bisa membantu SM kami mencapai posisi “GM” yang selama ini diimpikannya dan semoga kami bisa “mengikhlaskannya”. Kalau kami keras dan kasar itu hanya respons atas perlakuan mereka yang kurang ajar. Untuk PT Dikraa dan Citibank, ada baiknya untuk mengkaji semua kebijakan sebelum menerapkannya, jangan hanya menghitung berapa besar laba yang bisa diperoleh perusahaan karena Anda menggunakan tenaga manusia bukan mesin atau binatang. Untuk Redaksi “PR”, terima kasih atas dimuatnya surat ini.

Erna Nilawati
Jln. Antapani 21
RT 003 RW 011 Kel. Antapani Kidul
Bandung
Telf. 022-70452803

1 Komentar di Artikel ini

Trackbacks

  1. dinda bilang:

    sabar mbak…
    lebih baik cabut segera dari perush kayak gitu..
    cari yang lebih baik..
    yang normal ngalah…

    November 26th, 2008 di 2:06 pm

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Kumpulan Orang Hebat

JOIN KOMUNITAS INI!

HOT Gosip

Ratna Damayanti Jajal Dunia Tarik Suara
Ratna Damayanti yang juga istri Rizki The Titans, mengaku tengah terlibat dalam pembuatan album grup musik pendatang baru, Hey Hoo. Bukan sekedar menjajal kemampuan vokalnya, Ratna juga menempati posisi sebagai manajer band tersebut.
Wed, 31 Dec 2008 23:14:00 +0700

Rahma Azhari: Saya Nggak Terima Ucapan Roy Suryo
Artis cantik Rahma Azhari telah resmi melaporkan pakar telematika Roy Suryo ke polisi. Rahma mengaku sangat tersakiti dengan komentar-komentar pria asal Yogyakarta itu yang telah menghakimi dirinya dan keluarganya secara sepihak.
Wed, 31 Dec 2008 22:18:00 +0700

Rahma Azhari Polisikan Roy Suryo
Hilang sudah kesabaran artis seksi Rahma Azhari. Di penghujung tahun 2008 kemarin, dengan didampingi kuasa hukumnya Farhat Abbas, wanita yang foto bugilnya beredar luas itu melaporkan pakar telematika, Roy Suryo ke Mabes Polri. Rahma merasa nama baiknya dicemarkan dan mantan istri Rauf Diah itu menjeratnya dengan tiga pasal sekaligus.
Wed, 31 Dec 2008 21:05:00 +0700

Titiek Puspa: Saya Dibayar Ratusan Miliar!
Sebagai artis senior yang memiliki segudang pengalaman, pantas rasanya jika Titik Puspa mendapat bayaran yang sangat besar. Lalu, untuk pergantian tahun ini, berapa ia akan dibayar?
Wed, 31 Dec 2008 19:06:00 +0700