Diteror Terus “Debt Collector” Bank Mandiri
- Isi Komentar
SAYA adalah pemegang kartu kredit visa Mandiri (yang memakai kartu adalah suami saya). Pada tahun 2007 saya mengirim surat kepada Ibu Handayani, Senior Vice Presiden Kartu Kredit Visa Mandiri, untuk menginformasikan tentang masalah yang sedang kami alami dan kami memohon kepada beliau untuk mencarikan jalan keluarnya atas masalah yang sedang kami hadapi (surat kami kirim tertanggal 02/10/2007), serta saya kembalikan juga kartu kredit visa Mandiri itu dan dua bulan kemudian, saya tidak menerima lembar tagihan lagi.
Pada hari Kamis, tanggal 14 November 2008, saya menerima telefon dari seseorang yang bernama Ronal dari perusahaan Fluresindo, dia mengaku bahwa dia adalah jasa penagih utang yang dibayar oleh kartu kredit visa Mandiri, yang beralamat di Jln. Gatot Subroto Kav. 36-38 Jakarta Selatan.
Disebabkan Sdr. Ronal tidak bisa diajak bicara baik-baik (perangainya kasar, tidak menghargai orang, baru diangkat saja telefon sudah melecehkan) dan tidak mau mengerti apa yang saya jelaskan, maka telefon saya tutup (dia menelefon ke kantor saya), tetapi beberapa detik kemudian dia menelefon lagi dan saya terima lagi. Akan tetapi, lama-lama saya pusing juga. Lalu oleh teman saya diterima telefon itu.
Sampai kira-kira 30 menit Sdr. Ronal meneror ke kantor saya dan memaki setiap orang yang menerima telefon tersebut. Sampai hari ini saya kirim surat ke surat pembaca (20/11) Sdr. Ronal terus menelefon meneror saya ke kantor.
Melalui surat pembaca ini, saya meminta bantuan kepada pihak kartu kredit visa Mandiri, pihak yang berwajib, dan YKLI untuk dapat menindaklanjuti masalah ini. Karena bukan cuma saya yang diteror, masih banyak yang mengadukan kasus ini. Sdr. Ronal dari perusahaan Fluresindo itu telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan bagi semua orang. Terima kasih saya ucapkan kepada Harian Umum “PR”, atas dimuatnya tulisan ini.
Yanthy Damayanthi
Jln. Kertamukti Blok A/195
Kertasari Kab. Ciamis
[ Sumber : pikiran-rakyat ]

