Foto Seksi Artis Indonesia


Mar 20 2009

Diganggu Teror ABN Amro

debt_collector01Diganggu Teror ABN Amro SAYA beserta keluarga merasa diganggu oleh teror pihak ABN Amro. Sudah beberapa bulan ini, keluarga saya menerima teror dari pihak ABN Amro Bank. Mereka melalui agen collector-nya selalu menelefon ke rumah orang tua saya. Mereka mengatakan agar keluarga saya menyampaikan ke customer-nya yang bernama Asep Sodik, supaya melunasi utangnya. Sampai pihak agen datang ke rumah orang tua saya. Padahal, di sini keluarga saya tidak pernah tahu orang yang bernama AS dan tidak pernah punya hubungan keluarga sama sekali. Hebatnya lagi, agen ABN Amro menelefon dengan kata-kata agak kasar dan tidak sopan. Padahal dari keluarga sudah dijelaskan, kalau kita tidak punya hubungan sedikit pun dengan yang bernama AS. Sampai terakhir pada 14 Maret 2009, pihak collector menghubungi saya. Dia kembali menekankan kepada saya untuk menyampaikan kepada AS, agar segera melunasi utangnya. Tetapi, saya jelaskan kembali bahwa saya dan keluarga tidak mengenal dengan orang tersebut. Dia dengan maksud menuduh saya, agar bersumpah kalau saya dan keluarga memang tidak kenal dengan AS. Walaupun saya sudah bersumpah, dia tetap tidak percaya dan dengan tidak sopannya mengatakan bahwa saya telah melindungi Asep Sodik. Lalu Senin, 16 Maret 2009, saya coba klarifikasi ke ABN Amro, Jalan Jawa Bandung. Ternyata sampai di sana, saya disuruh ke agen collector-nya di Jalan Gatot Subroto, PT Valdo. Di sini saya juga dipersulit. Padahal menurut saya, pihak sayalah yang terganggu dengan tingkah-polah mereka. Kenapa mereka tidak bertanya saja ke kantor tempat kerja AS. Karena percuma saja mereka menghubungi keluarga saya. Karena sudah jelas tidak mengenal yang namanya AS. Mudah-mudahan cukup saya dan keluarga saya saja yang merasakan gangguan seperti ini.
Oktavan R. Kompleks TU Blok C No. 199 Cipagalo, Buahbatu Bandung

[ Sumber : pikiran-rakyat ]

1 Komentar di Artikel ini

Trackbacks

  1. majron bilang:

    saya juga mengalami hal ini.
    untuk ABN amro sekarang RBS bisa diselesaikan dengan cara datang ke bagian collection dan mendapatkan diskon 50%.
    tapi yang masih menjadi masalah adalah ANZ panin BANK
    saya pengguna kartu kredit sejak 2006 dari ANZ panin Bank, karena kondisi pekerjaan saya tidak menghasilkan dan jualan semakin sulit, sejak November 2008 sampai sekarang saya tidak mampu bayar cicilan sehingga hutang saya mencapai 4,5juta.
    beberapa minggu ini pihak kolektor yang mengaku bernama Carlos dari PT Internusa, pihak ketiga dari Bank ANZ, meneror saya, keluarga dan mertua, bahkan mengancam akan membunuh saya. Menanggapi hal ini orang tua saya yang tidak tahu urusan ini bahkan sempat menantang peneror tadi dan disuruh datang ke rumah, tapi sampai saat belum ada yang datang.
    Kemudian saya mendatangi bank yang bersangkutan karena setelah aksi teror tersebut pihak collection ANZ menelpon saya dan menawarkan diskon/potongan kalau saya membayar lunas.
    Setelah saya dapat dana bantuan dari keluarga, tangggal 27 mei saya mendatangi gedung ANZ di Sudirman meminta diskon 50%, pihak bank menawarkan diskon kurang lebih 40% dan menyuruh saya untuk membayar tagihan sebesar 2,5juta.
    saya nego lagi dan memohon untuk dikurangi sedikit lagi, tapi kata pihak Bank (saudara Romli)melalui sms mengatakan bahwa angka 2,5juta sudah ‘mentok’ dengan deadline 29 Mei 2009. keesokan harinya (29/05) saya membalas sms tersebut dan menyetujui penawaran di atas. kemudian Sdr Romli langsung menelpon saya dan menolak persetujuan saya 2,5jt dengan alasan waktunya sudah habis dan kalau saya mau saya disuruh membayar 2,7jt, padahal masih persetujuan saya belum melewati deadline dari pihak ANZ (29/05. samapi tulisan ini dibuat, saya belum selesai dengan masalah ini.
    Pihak ANZ tidak menghargai niat baik saya untuk menyelesaikan masalah ini.
    Yang saya sesalkan dari kejadian di atas adalah kenapa mereka meneror terlebih dahulu kemudian mengundang saya ke Bank?. Apakah ancaman membunuh adalah prosedur standar ANZ untuk menyelesaikan tunggakan kartu kredit? Apakah tidak ada pertimbangan lain, mengingat saya sudah lama pakai kartu ini, dan selama ini pembayaran saya lancar dibandingkan dengan nasabah yang baru pakai kartu langsung tarik habis dan nunggak?

    May 29th, 2009 di 11:27 pm

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Copyright@PaCamat dan Design oleh Phillip van Coller