Oct 21 2008

Buta Golongan Darah Tanggung Jawab Siapa?

PUTRA kami yang masih bersekolah di SDN Penumas 1 & 2 Perum Cisalak Kota Tasikmalaya bercerita bahwa di sekolahnya ada pemeriksaan golongan darah oleh sebuah yayasan yang ada di Kota Tasikmalaya. Semula, kami tidak begitu peduli karena hal tersebut tidaklah penting, apalagi pemeriksaan golongan darah tidak ada kaitannya dengan proses belajar-mengajar di sekolah.

Namun, persepsi kami itu ternyata salah karena setelah salah seorang keluarga kami mengalami kecelakaan lalu lintas pada saat mudik Lebaran, dokter di rumah sakit tersebut menanyakan golongan darah pasien. Kami semua bilang tidak tahu karena pada kolom KTP tidak dicantumkan golongan darah sebab belum diperiksa. Terpaksa, pasien diperiksa dulu golongan darah dan setelah diketahui jenis golongan darah, kami ke PMI untuk mengambil darah atas rekomendasi dari dokter di rumah sakit. Apesnya lagi, golongan darah yang kami butuhkan di PMI sedang tidak ada stok atau habis. Oleh karena itu, dokter di rumah sakit meminta keluarga kami untuk mendonorkan darah karena pasien tidak bisa menunggu terlalu lama, lagi-lagi kami tidak tahu akan golongan darah kami! Pembaca “PR” yang terhormat, hikmah dari musibah yang menimpa pada keluarga kami di atas membuka pikiran kami dan mungkin juga untuk yang lainnya, di antaranya:

Pertama, kita wajib mengetahui golongan darah dari usia dini karena kenyataan di masyarakat kita menganggap hal itu kurang perlu, entah siapa yang salah? Kedua, dengan adanya pemeriksaan golongan darah dari usia dini, dapat diketahui apakah anak kita mempunyai suatu penyakit atau tidak. Ketiga, mempermudah penanganan musibah apabila diperlukan donor darah kepada yang memerlukan, dan mungkin banyak lagi manfaat lainnya.

Dalam kesempatan ini, kami mendukung langkah dari Yayasan Mulia Asih Kota Tasikmalaya, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk terus melakukan pengecekan golongan darah pada anak-anak di sekolah. Semoga hal positif ini menjadi budaya baik agar kita tidak menyepelekan arti golongan darah. Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Yayasan Mulia Asih Kota Tasikmalaya, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya yang telah melaksanakan pemeriksaan golongan darah di sekolah putra kami, dan juga untuk Redaksi “PR” atas dimuatnya surat ini.

Ibu Nia Kurnia
(orang tua murid)
Jln. Cilolohan No. 23
Kota Tasikmalaya

[ Sumber Pikiran Rakyat ]

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Subscribe Form

Berlangganan

Kumpulan Orang Hebat

JOIN KOMUNITAS INI!

HOT Gosip

Ratna Damayanti Jajal Dunia Tarik Suara
Ratna Damayanti yang juga istri Rizki The Titans, mengaku tengah terlibat dalam pembuatan album grup musik pendatang baru, Hey Hoo. Bukan sekedar menjajal kemampuan vokalnya, Ratna juga menempati posisi sebagai manajer band tersebut.
Wed, 31 Dec 2008 23:14:00 +0700

Rahma Azhari: Saya Nggak Terima Ucapan Roy Suryo
Artis cantik Rahma Azhari telah resmi melaporkan pakar telematika Roy Suryo ke polisi. Rahma mengaku sangat tersakiti dengan komentar-komentar pria asal Yogyakarta itu yang telah menghakimi dirinya dan keluarganya secara sepihak.
Wed, 31 Dec 2008 22:18:00 +0700

Rahma Azhari Polisikan Roy Suryo
Hilang sudah kesabaran artis seksi Rahma Azhari. Di penghujung tahun 2008 kemarin, dengan didampingi kuasa hukumnya Farhat Abbas, wanita yang foto bugilnya beredar luas itu melaporkan pakar telematika, Roy Suryo ke Mabes Polri. Rahma merasa nama baiknya dicemarkan dan mantan istri Rauf Diah itu menjeratnya dengan tiga pasal sekaligus.
Wed, 31 Dec 2008 21:05:00 +0700

Titiek Puspa: Saya Dibayar Ratusan Miliar!
Sebagai artis senior yang memiliki segudang pengalaman, pantas rasanya jika Titik Puspa mendapat bayaran yang sangat besar. Lalu, untuk pergantian tahun ini, berapa ia akan dibayar?
Wed, 31 Dec 2008 19:06:00 +0700