Buta Golongan Darah Tanggung Jawab Siapa?
- Isi Komentar
PUTRA kami yang masih bersekolah di SDN Penumas 1 & 2 Perum Cisalak Kota Tasikmalaya bercerita bahwa di sekolahnya ada pemeriksaan golongan darah oleh sebuah yayasan yang ada di Kota Tasikmalaya. Semula, kami tidak begitu peduli karena hal tersebut tidaklah penting, apalagi pemeriksaan golongan darah tidak ada kaitannya dengan proses belajar-mengajar di sekolah.
Namun, persepsi kami itu ternyata salah karena setelah salah seorang keluarga kami mengalami kecelakaan lalu lintas pada saat mudik Lebaran, dokter di rumah sakit tersebut menanyakan golongan darah pasien. Kami semua bilang tidak tahu karena pada kolom KTP tidak dicantumkan golongan darah sebab belum diperiksa. Terpaksa, pasien diperiksa dulu golongan darah dan setelah diketahui jenis golongan darah, kami ke PMI untuk mengambil darah atas rekomendasi dari dokter di rumah sakit. Apesnya lagi, golongan darah yang kami butuhkan di PMI sedang tidak ada stok atau habis. Oleh karena itu, dokter di rumah sakit meminta keluarga kami untuk mendonorkan darah karena pasien tidak bisa menunggu terlalu lama, lagi-lagi kami tidak tahu akan golongan darah kami! Pembaca “PR” yang terhormat, hikmah dari musibah yang menimpa pada keluarga kami di atas membuka pikiran kami dan mungkin juga untuk yang lainnya, di antaranya:
Pertama, kita wajib mengetahui golongan darah dari usia dini karena kenyataan di masyarakat kita menganggap hal itu kurang perlu, entah siapa yang salah? Kedua, dengan adanya pemeriksaan golongan darah dari usia dini, dapat diketahui apakah anak kita mempunyai suatu penyakit atau tidak. Ketiga, mempermudah penanganan musibah apabila diperlukan donor darah kepada yang memerlukan, dan mungkin banyak lagi manfaat lainnya.
Dalam kesempatan ini, kami mendukung langkah dari Yayasan Mulia Asih Kota Tasikmalaya, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk terus melakukan pengecekan golongan darah pada anak-anak di sekolah. Semoga hal positif ini menjadi budaya baik agar kita tidak menyepelekan arti golongan darah. Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Yayasan Mulia Asih Kota Tasikmalaya, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya yang telah melaksanakan pemeriksaan golongan darah di sekolah putra kami, dan juga untuk Redaksi “PR” atas dimuatnya surat ini.
Ibu Nia Kurnia
(orang tua murid)
Jln. Cilolohan No. 23
Kota Tasikmalaya
[ Sumber Pikiran Rakyat ]
